News Photo

KLHK Apresiasi Jababeka Ecoweek

  • Senin, 7 Mei 2018
Jakarta, 6 Mei 2018. Jababeka Ecoweek adalah acara kebersamaan antara semua stakeholders yang berada di kawasan Jababeka. Tujuan acara ini adalah untuk membudayakan self asessment oleh masyarakat terhadap dampak lingkungan yang disebabkan oleh aktifitas industri. Acara yang rutin diselenggarakan setiap tahun sejak 2017 ini bertemakan “Connecting people To Nature dan Ending Trash to Pollution”. Puncak acara Ecoweek dilaksanakan pada Minggu, 6 Mei 2018 bertempat di kawasan industri Jababeka.
 
Rangkaian acara Jababeka Ecoweek diikuti oleh ± 3000 partisipan. Diantaranya kegiatan fun bike yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengurangan polusi udara dan gas rumah kaca akibat penggunaan kendaraan bermotor. Pada acara Ecoweek ini juga dilaksanakan lomba Kampung Guyup, Sehat, Aman dan Ramah Lingkungan (Kampung Gemilang). Perlombaan Kampung Gemilang diikuti oleh 13 Kampung yang berada di area sekitar kawasan industri Jababeka. Kegiatan lainnya yaitu lomba melukis tong sampah dan penyuluhan pembuatan kompos yang diarahkan untuk menyadari pentingnya budaya menjaga kebersihan di lingkungan tempat tinggal, serta manfaat bahan sisa sampah organik penghijauan. Para peserta Jababeka Ecoweek juga melakukan penanaman dan pemeliharaan Mangrove di Pantai Utara Bekasi.
 
Kawasan Industri Jababeka telah mengikuti PROPER sejak tahun 2008. Pada periode 2016–2017 Kawasan Industri Jababeka mendapatkan peringkat PROPER HIJAU. “Dari 16 kawasan industri yang mengikuti PROPER, Jababeka merupakan kawasan industri yg pertama meraih peringkat HIJAU dalam PROPER”, demikian disampaikan Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, M.R. Karliansyah. Dalam sambutannya Dirjen PPKL mewakili Menteri LHK menyampaikan, “Kawasan Industri Jababeka merupakan pioner kawasan industri yang telah menerapkan konsep eco industrial estate, yaitu telah menerapkan konsep pengelolaan lingkungan yang terintegrasi baik dalam kegiatan bisnisnya maupun kegiatan sosialnya. Antara lain dengan menerapkan efesiensi pengunaan energi dan gas rumah kaca yang terkendali. Peringkat PROPER HIJAU yang diberikan KLHK pada tahun 2017 lalu dapat menjadi tantangan untuk mendapatkan PROPER EMAS di tahun depan”. Dirjen PPKL juga mendorong penggunaan sepeda sebagai transportasi dalam kawan industri karena hal ini akan berkontribusi terhadap pengurangan gas rumah kaca.
 
Selain KLHK, acara Jababeka Ecoweek juga dihadiri oleh perwakilan Kementerian Tenaga Kerja dan Kapolres Metro Bekasi yang menyampaikan pentingnya pengelolaan lingkungan diterapkan oleh kawasan industri, sehingga masyarakat sekitar kawasan akan merasa aman bertempat tinggal berdampingan dengan kawasan industri. Pengelolaan sampah sangat penting untuk diterapkan pada kawasan industri maupun masyarakat. Dengan adanya lomba Kampung Gemilang diharapkan masyarakat di sekitar kawasan akan teredukasi dalam mengelola lingkungan seperti pengelolaan sampah rumah tangga, penanaman pohon.



]

Original text