News Photo

KLHK Terus Pantau Kualitas Udara Jakarta dan Palembang Sebagai Upaya Mendukung Pelaksanaan ASIAN GAMES Tahun 2018

  • Sabtu, 14 Juli 2018
Jakarta, 13 Juli 2018. Sebulan menjelang pelaksanaan Asian Games Tahun 2018 yang akan digelar 18 Agustus mendatang, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terus memantau kualitas udara di berbagai lokasi di Indonesia termasuk lokasi perhelatan Asian Games yaitu di Jakarta dan Palembang. KLHK memantau kualitas udara ambien atau udara yang kita hirup sehari-hari. Parameter yang dipantau meliputi gas nitrogen, oksigen, argon, dan karbon dioksida. Saat ini KLHK telah memiliki alat pemantau kualitas udara secara real time yaitu Air Quality Monitoring System (AQMS) di 6 (enam) provinsi. 
 
Disampaikan oleh Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, M.R. Karliansyah dalam media briefing kepada wartawan, berdasarkan hasil analisa pengaruh emisi kendaraan bermotor terhadap kualitas udara ambien Jakarta, pada tanggal 25 Mei - 15 Juli 2017, dan 11 Mei - 6 Juli 2018, KLHK mencatat di tahun 2017, terjadi penurunan konsentrasi PM2,5 sekitar 61, 26 persen pada masa cuti lebaran, dan konsentrasi PM2,5 hampir sama dengan masa sebelum cuti lebaran. Sedangkan pada tahun 2018, terjadi penurunan konsentrasi PM 2,5 sebesar 33% pada masa cuti lebaran, sedangkan pada masa lebaran kualitasnya tidak lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Adapun penurunan kualitas udara pada saat lebaran tahun 2018, dibandingkan tahun sebelumnya, dikarenakan banyaknya proyek pembangunan insfrastruktur di Jakarta, khususnya di kawasan Gelora Bung Karno (GBK).
 
Sementara itu, untuk kualitas udara ambien di Palembang, rata-rata kualitas udara ambien untuk PM2,5 sangat baik, sekitar 16 mikrogram/μg. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara, baku mutu rata-rata harinan untuk PM2,5 adalah 65 mikrogram/ μg. Karliansyah pun menjamin kualitas udara di Palembang aman, dengan catatan tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar wilayah tersebut.
 
Terdapat beberapa hal akan dilakukan untuk meningkatkan kualitas udara selama Asian Games. Pertama, semua kendaraan resmi peserta menggunakan bahan bakar gas; kedua yaitu sterilisasi area sekitar Gelora Bung Karno, serta rekayasa lalu lintas ganjil genap kecuali kendaraan roda dua. “Begitu pula transportasi umum Transjakarta, MRT dan LRT akan dimaksimalkan. KLHK terus memantau dampak penerapan kebijakan tersebut dengan peralatan Air Quality Monitoring System namun demikian datanya belum dapat kami sampaikan karena penerapan ini masih belum efektif. Tetapi kami yakin bahwa kebijakan ini akan berdampak terhadap peningkatan kualitas udara ambien.", ujar Karliansyah.
 
Pada kesempatan ini, Karliansyah juga menginformasikan agar masyarakat dapat melihat informasi kualitas udara atau Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU), pada website resmi milik KLHK, dengan alamat iku.menlhk.go.id, berdasarkan hasil pengukuran yang menggunakan alat sesuai standar. selengkapnya


]

Original text